Friday, December 20, 2013

CURHATAN MAHASISWA SEMESTER 5 (part 2)

12:50 AM

Last Christmas..
I gave you my heart
But the very next day you gave it away.
This year..
To save me from tears
I'll give it to someone special.


Masih dalam suasana natal yang sedikit galau karena hal ngga penting, muncul lah alunan lagu natal yang syahdu tapi yo marake galau. hahaha..
Kalau mau ditelaah liriknya nih, lagu yang pernah dinyayikan juga oleh Taylor Swift ini cerita tentang pengalaman natal tahun sebelumnya yang, yahh.. sedikit pahit. (bukan cuma sedikit sih). kasihan ya? :( semoga natal kalian ngga sepahit kisah lagu itu ya guys..
oke-oke, ini topiknya tentang kepahitan hati?
zzz....

Masih di setting waktu yang sama pas dengerin lagu last christmas, tiba-tiba dapet BBM
"van, metpen entuk opo?"
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!! METPEEEEEEEEN.... :* :*
*emot lope lope*
(FYI, Metpen merupakan mata kuliah momok selain proposal dan skripsi)
tanpa berpikir panjang langsung saya buka portal sistem akademik, dan klik hasil studi.
Dan, apa yang terjadi sodara... Hasilnya tidak sesuai ekspektasi.
*udah gitu aja* </3

-----------------------------------------------------------------------------------------------
Sedih Bro...
Udah berjuang mati-matian. Udah terlanjur pede. Bahkan sampai di elu-elukan calon asdos metpen juga, gimana nggak kepedean? tapi ternyata hasil nggak sesuai ekspektasi. Hahahaha *tersenyum kecut*
</3 Well, engga tau harus gimana, yang ada di pikiran saat ini : protes-protes.. protess!!!!! nggak terima - nggak terimaaa!!
ditambah dapet info, teman satu kelompok dapet A semua......
HYAAAAA!! PROTES!!

Kemudian datanglah mama dengan suara malaikatnya : "sabar.. jangan emosi dulu.. tenang.. dalam tinggal tenang terletak kekuatanmu" (langsung hening)
Mama : "Nilaimu itu udah bagus, di atas rata-rata kelas kan berarti? belajar buat bersyukur. Jangan gede-gedein emosi. Ya, protes sih ga pa pa, tapi tetap harus rendah hati. yang penting itu prosesnya."
vano : "mah, temen-temenku sekelompok pada A semua, ini tugasnya tugas kelompok dari awal..." belum selesai ngomong, mama udah menyahut "bersyukur van.. belajar buat bersyukur dengan rendah hati, terus kalo nilaimu juga jadi, mau ngapain? mau pamer kalo dapet nilai A? bersyukur. jangan sombong. Mungkin belum di ijinkan dapet nilai A, takutnya kamu sombong."
me : "...." (buang nafas)

-BERSYUKUR DENGAN RENDAH HATI- OKE MA!!

(catet van! cateeet! CAPS LOCK, BOLD, ITALIC, UNDERLINE, FONT COLOR = RED)

Haha.. Itu tadi sedikit dialog saya dengan mama setelah nilai mat.kul itu keluar. ya memang benar apa yang di katakan mama saya. sangat bijak, sangat mengubah sudut pandang saya.. :') terimakasih Tuhan,
saya bersyukur punya orang tua yang tidak pernah menuntut anaknya buat ini itu, buat harus gini gitu.
Orang tua yang selalu mengerti anaknya, selalu menyupport anaknya. Terimakasih Tuhan.

Dari hal-hal sederhana gini, Tuhan ajarkan banyak sekali makna kehidupan. Dari Nilai keluar yang tidak sesuai ekspektasi, tetap ada makna kehidupan nya.
Ya, memang itulah kehidupan. Belum tentu usaha maksimal kita itu akan menghasilkan sesuatu yang maksimal juga. Belum tentu apa yang manusia inginkan, apa yang manusia kehendaki, itu pasti terjadi. Masih ada faktor X. Faktor X nya itu apa?
1. Bisa Kemujuran
2. Bisa Keberuntungan
3. Kairos (right time, waktunya, masa nya)
4. Perkenanan Tuhan
5. dll

Ini bukan berarti Tuhan nggak ingin kita "menginginkan" yang baik-baik. Mungkin memang belum saatnya. bisa saja kalo manusia selalu mendapat yang baik-baik, manusia ngga bersyukur dan sombong jadinya. hehehe (barusan kata-kata mama saya juga). 
Ya memang sih, selain kemarin kepedean dan terlalu ngandalin diri sendiri, usaha saya pun memang juga memang masih belum maksimal, menyepelekan. Mungkin vano yang sombong ini harus belajar buat tetap rendah hati daaann selalu bersyukur. :) 

Ya sudahlah apapun itu, belajar bersyukur, belajar buat tidak menyalahkan orang lain, belajar buat tidak menyalahkan keadaan. Belajar buat rendah hati. Toh, ini juga cuma nilai, ngga perlu se-lebay itu sih. Anyway, jadi malu juga tadi sempat ngirim email ke dosen tersebut sepanjang tugas yang biasa saya bikin dengan argumen-argumen yang penuh emosi. Hahaa.. Maaf pak :')
Sekarang saya ikhlas sih. Ntar nilainya berubah atau tidak sudah bukan persoalan lagi. Yang penting saya bisa kuliah (ngga sedikit orang yang ngga bisa kuliah kawan ) dan bisa ngelaluin semester ini dengan cukup bagus. Di saat yang lain kuliah aja sulit, bayar kuliah aja juga kesulitan, masak iya saya yang bisa kuliah dengan mudah gara-gara 1 nilai mata kuliah yang nggak A, ngga bisa bersyukur. hehehe :D

Terimakasih Tuhan buat hari ini. Pelajaran berharga lagi.

--------------------------------------------------------------------------------------
Hehe.. itu tadi sedikit uneg-uneg saya buat hari ini. intinya kawan :
Jangan sombong, tetep rendah hati, selalu bersyukur, dan jangan menyepelekan apapun. :)

Talent is God given. Be humble. Fame is man-given. Be grateful. Conceit is self-given. BE CAREFUL! - John Wooden
btw, terimakasih sudah mampir.
yang mau nglanjutin galau nya silahkan. mumpung belum Tahun baru hehe..
Ni aku kasih bonus lagi :p
MONGGGOOOOOOO....


0 comments:

Post a Comment